welcome

thankz ya dah masuk blogQ,, :)
Hello, I would like to let you know about a web-site that I recently found to make big income in Internet. It works all around the clock, and for not just days or weeks, but for months and months, making you huge of cash. $0.00 invest - earn hunders daily. It's real and easy way to make money in in Internet. Go to the link below to get it: http://www.bux4ad.com/aft/f103fb63/2a7dab89.html Best regards, melniz owner

Kamis, 24 Maret 2011

BERSYUKUR DAN BERBAHAGIA

Selalu bersyukur akan membuat kita bahagia. Beberapa cerita berikut ini menggambarkannya...

Begitu memasuki mobil mewahnya, seorang direktur bertanya pada sopir pribadinya, "Bagaimana kira-kira cuaca hari ini?" Si sopir menjawab, "Cuaca hari ini adalah cuaca yang saya sukai." Merasa penasaran dengan jawaban tersebut, direktur ini bertanya lagi, "Bagaimana kamu bisa
begitu yakin?"

Supirnya menjawab, "Begini, pak, saya sudah belajar bahwa saya tak selalu mendapatkan apa yang saya sukai, karena itu saya selalu menyukai apapun yang saya dapatkan".

Jawaban singkat tadi merupakan wujud perasaan syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tenteram, dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang
dan tak bahagia.

Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur.
Pertama, kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki. Katakanlah Anda sudah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang baik. Tapi Anda masih merasa kurang. Pikiran Anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya harta yang kita miliki kita tak pernah menjadi "kaya" dalam arti yang sesungguhnya.

Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang "kaya". Orang yang "kaya" bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki. Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.

Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan.

Seorang pengarang pernah mengatakan, "Menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi." Ini perwujudan rasa syukur.

Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.

Hal kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita. Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri. Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa. Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam, "Lulu, Lulu." Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini. Si dokter menjawab, "Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Lulu." Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia terkejut melihat penghuninya terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan berteriak, "Lulu, Lulu". "Orang ini juga punya masalah dengan Lulu?" tanyanya keheranan. Dokter kemudian menjawab, "Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu."

Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.

Cerita terakhir adalah mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, "Saya mempunyai dua anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup di tanah seberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga."

MENJADI YANG BERBEDA

Setiap orang dimuka bumi dilahirkan dengan keadaan yang berbeda, sifat yang berbeda serta mempunyai keinginan yang berbeda-beda pula. Dalam setiap keadaan dan sifatnya mereka mempunyai pandangan dan cara aktualisasikan sesuatu yang berbeda. Lingkungan adalah sebuah tempat komunitas di mana sering terjadi satu komunikasi yang intes, puncaknya bisa mengalami sebuah kesalahan yang fatal. Perbedaan-perbedaan yang sering kita alami dapat menyebabkan sebuah blok dengan kohesi-kohesi yang berdiri sendiri.

Bagaimana kita memahami sebuah perbedaan dalam konteks social? Secara umum kita akan menemukan sifat hetoregen dan homogen dalam titik tertentu keduannya bisa bersatu. Andaikata terjadinya sebuah konflik yang bertendensi terhadap kekacauan maka kedua sifat tadi heteorgen dan homogeny akan bersatu, hal ini akan menjadi sebuah perbedaan jika sebuah keadaan akan terjadi pada titik singgung masing-masing kelompok. Dalam kelompok tersebut kita menemukan adanya individual yang berbeda-beda dari setiap orang. Benarkah sebuah perbedaan akan mempunyai dampak yang besar terhadap komunitas baik yang sifanya heterogen dan homogen.
Apakah dengan menjadi berbeda kita tidak bisa lagi kembali pada kedua sifat tadi ataukah kita membentuk sebuah komunitas, kelompok atau geng, yah, itu hanya sebuah istilah, dalam substansi arti tetap sama dengan kelompok atau komunitas.

Pertanyan yang sangat fundamen apakah setiap orang boleh menjadi berbeda? Pernahkah kita menjadi bukan diri kita. Ataukah kita dipengaruhi oleh sebuah keadaan atau informasi sensasional mengenal artis, yang saya maksudkan misalnya anda merasa menjadi justin beaber? Kehidupan kita sangat dipengaruhi oleh banyak keadaan dan factor. Keadaan yang seperti ini lumrah, saya berani bertarung dengan anda, hampir sebagian atau lebih banyak orang akan mengalami perubahan baik secara permanent maupun yang sifatnya sementara. Dimanakah anda berada. Andaikan saya disuruh untuk memilih, maka saya akan memilih berbeda secara permanent. Saya sangat setuju berbeda bukan dalam keadaan visual aja, maksud saya disini adalah berbeda tanpa tujuan. Berbeda secara konkrit adalah sebuah komitment pribadi untuk menjadi berbeda dengan tampilan sifat.

Dalam pengamatan saya dalam beberapa kelompok adalah orang-orang yang sudah mengalami sebuah pembaharuan dari gaya hidup dan sifat, mereka tidak akan kembali lagi ke tempat semula. Bagaimana anda bisa membawa dampak kepada sebuah keadaan atau kelompok? Tampil berbeda dalam sifat menjadikan kita kuat dalam karakter dan pasti mempunyai kekuatan yang luarbiasa untuk masuk dalam kelompok-kelompok yang berbeda. Apakah anda sudah di pengaruhi oleh tulisan ini? Saya tidak mengajarkan sebuah langkah radikal yang berbeda, hanya membantu nyali anda bahwa berani tampil berbeda( tampil beda) adalah hal luarbiasa.

ORANG PERCAYA MILIK YESUS

Ciri kehidupan kristiani adalah selalu mewujud nyatakan kasih Allah, dimanapun dan dalam segala situasi. Yesus mengungkapkan kebenaran tentang hidup kristiani yaitu percaya kepada-Nya. Percaya berarti ada penyerahan diri total kepada Yesus. Inilah hal utama yang harus dipahami karena setelah mengenal Yesus, setiap orang akan mengenal Allah. Dengan demikian orang percaya dapat memahami pekerjaan Allah melalui Yesus.

Memahami pekerjaan Yesus yang adalah pekerjaan Allah, orang percaya diingatkan tentang hubungan khusus dengan Kristus, sebagaimana hubungan Bapa dan Yesus. Yesus mengatakan suatu kepastian kepemilikan bahwa orang percaya diberikan Bapa kepada-Nya dan yang diberikan itu mendapat jaminan bahwa mereka tidak akan hilang, inilah kehendak Allah yang telah mengutus Yesus, milik kepunyaan-Nya tidak akan ada yang hilang seorang pun tetapi supaya mereka dibangkitkan pada akhir zaman dan memperoleh hidup kekal. Yesus menawarkan kehidupan saat ini dalam perlindungan-Nya bahkan hidup yang kekal bersama-Nya. Inilah hubungan yang sangat dalam, yang diberikan secara langsung oleh Yesus kepada mereka yang percaya kepada-Nya.

Banyak orang sudah melihat secara nyata perbuatan Allah melalui Yesus tetapi mereka tetap tidak percaya. Yesus menunjukkan kasih Allah di dalam diri-Nya bahwa yang datang kepada-Nya tidak akan Ia buang, tidak akan hilang. Allah menghargai ciptaan-Nya dan menghendaki kebaikan semata. Karena kebaikan-Nya, Allah berinisiatif datang menjumpai manusia dalam keadaan yang sangat menyedihkan. Kasih Allah yang luar biasa itu telah mengalahkan apapun sehingga pekerjaan utama-Nya di dalam Anak-Nya adalah supaya jangan ada seorangpun yang hilang tetapi memperoleh kehidupan yang kekal.

Yohanes 6 : 37-40

Salam sejahtera di dalam Tuhan kita "Yesus Kristus"

AKU BERTANYA PADA TUHAN

Aku bertanya kepada Tuhan, mengapa aku tidak kaya…

Lalu Dia menunjukkan seorang pria dengan banyak harta, tetapi hidup kesepian, dan tidak memiliki siapapun untuk berbagi.



Aku bertanya kepada Tuhan, mengapa aku tidak cantik…

Lalu Dia menunjukkan seorang wanita dengan kecantikan yang melebihi lainnya, tetapi memiliki karakter yang buruk.



Aku bertanya kepada Tuhan, mengapa Ia membiarkan aku menjadi tua…

Lalu Dia menunjukkan seorang anak laki-laki berusia 16 tahun sedang terbujur kaku, meninggal karena kecelakaan mobil.



Aku bertanya kepada Tuhan, mengapa aku tidak memiliki rumah besar…

Lalu Dia menunjukkan sebuah keluarga yang beranggotakan 6 orang, baru saja diusir dari rumah yang kecil sesak…dan terpaksa tinggal dijalanan.



Aku bertanya kepada Tuhan, mengapa aku harus bekerja…

Lalu Dia menunjukkan seorang pria, yang tidak bisa menemukan satu pekerjaan pun, karena tidak memiliki kesempatan untuk belajar membaca.



Aku bertanya kepada Tuhan, mengapa aku tidak menjadi orang terkenal…

Lalu Dia menunjukkan seseorang yang memiliki banyak sahabat, tetapi semuanya pergi ketika orang itu tidak memiliki harta lagi.



Aku bertanya kepada Tuhan, mengapa aku tidak pintar…

Lalu Dia menunjukkan seorang yang terlahir jenius, tetapi dipenjara karena menyalahgunakan kepintarannya untuk kejahatan.



Aku bertanya kepada Tuhan, mengapa Ia begitu sabar dengan orang yang tidak bisa bersyukur seperti aku…

Dia lalu menunjukkan AlkitabNya…Dia menunjukkan AnakNya, yang telah mengambil alih tempatku di Kalvari.



Aku tahu sekarang betapa besar Ia mengasihiku…

Dan itu cukup bagiku



‘Mengucap syukurlah dalam segala hal,

sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.’


TUHAN YESUS memberkasti kita semua ^_^

BELAJAR DARI SEEKOR BERUANG

Seekor beruang yang bertubuh besar sedang menunggu seharian dengan sabar di tepi sungai deras. Waktu itu memang tidak sedang musim ikan. Sejak pagi ia berdiri di sana mencoba meraih ikan yang meloncat keluar air. Namun, tak satu juga ikan yang berhasil ia tangkap.



Setelah berkali-kali mencoba, akhirnya... hup... ia dapat menangkap seekor ikan kecil. Ikan yang tertangkap menjerit-jerit ketakutan. Si ikan kecil itu meratap pada sang beruang, "Wahai beruang, tolong lepaskan aku."



"Mengapa ?" tanya sang beruang.



"Tidakkah kau lihat, aku ini terlalu kecil, bahkan bisa lolos lewat celah-celah gigimu," rintih sang ikan.



"Lalu kenapa?" tanya beruang lagi.



"Begini saja, tolong kembalikan aku ke sungai. Setelah beberapa bulan aku akan tumbuh menjadi ikan yang besar. Di saat itu kau bisa menangkapku dan memakanku untuk memenuhi seleramu," kata ikan.



"Wahai ikan, kau tahu mengapa aku bisa tumbuh begitu besar?" tanya beruang.



"Mengapa?" ikan balas bertanya sambil menggeleng-geleng kepalanya.



"Karena aku tak pernah menyerah walau sekecil apa pun keberuntungan yang telah tergenggam di tangan!" jawab beruang sambil tersenyum mantap.



"Ops!" teriak sang ikan, nyaris tersedak.



Dalam hidup, kita diberi banyak pilihan dan kesempatan. Namun jika kita tidak mau membuka hati dan mata kita untuk melihat dan menerima kesempatan yang Tuhan berikan maka kesempatan itu akan hilang begitu saja. Dan hal ini hanya akan menciptakan penyesalan yang tiada guna di kemudian hari, saat kita harus berucap : "Ohhh....Andaikan aku tidak menyia2kan kesempatan itu dulu...?"



Maka bijaksanalah pada hidup, hargai setiap detil kesempatan dalam hidup kita. Di saat sulit, selalu ada kesempatan untuk memperbaiki keadaan; di saat sedih, selalu ada kesempatan untuk meraih kembali kebahagiaan; di saat jatuh selalu ada kesempatan untuk bangkit kembali; dan dalam kesempatan untuk meraih kembali yang terbaik untuk hidup kita.



Bila kita setia pada perkara yang kecil,

maka kita akan mendapat perkara yang besar.



Bila kita menghargai kesempatan yang kecil,

maka ia akan menjadi sebuah kesempatan yang besar.


TUHAN YESUS memberkati kita semua ^_^

HATI SEORANG AYAH

Suatu ketika, ada seorang anak wanita bertanya kepada Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk-bungkuk, disertai suara batuk-batuknya. Anak wanita itu bertanya pada ayahnya, "Ayah, mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk?" Demikian pertanyaannya, ketika Ayahnya sedang santai di beranda.Ayahnya menjawab : "Sebab aku Laki-laki." Itulah jawaban Ayahnya. Anak wanita itu berguman : "Aku tidak mengerti." Dengan kerut-kening karena jawaban Ayahnya membuatnya tercenung rasa penasaran. Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanita itu, terus menepuk nepuk bahunya, kemudian Ayahnya mengatakan : "Anakku, kamu memang belum mengerti tentang Laki-laki." Demikian bisik Ayahnya, membuat anak wanita itu tambah kebingungan.Karena penasaran, kemudian anak wanita itu menghampiri Ibunya lalu bertanya :"Ibu mengapa wajah ayah menjadi berkerut-merut dan badannya kian hari kian terbungkuk? Dan sepertinya Ayah menjadi demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit?"Ibunya menjawab: "Anakku, jika seorang Laki-laki yang benar-benar bertanggung jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian." Hanya itu jawaban Sang Bunda.

Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi dia tetap saja penasaran.

Hingga pada suatu malam, anak wanita itu bermimpi. Di dalam mimpi itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa
penasarannya selama ini.

"Saat Ku-ciptakan Laki-laki, aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia senantiasa akan menahan setiap ujungnya, agar keluarganya merasa aman teduh dan terlindungi. "

"Ku-ciptakan bahunya yang kekar dan berotot untuk membanting tulang menghidupi seluruh keluarganya dan kegagahannya harus cukup kuat pula untuk melindungi seluruh keluarganya. "

"Ku-berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang berasal dari tetesan keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia mendapatkan cercaan dari anak-anaknya. "

"Kuberikan Keperkasaan dan mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya basah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan hembusan angin, dia relakan tenaga perkasanya terkuras demi keluarganya dan yang selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih payahnya."

"Ku berikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat dan membimbing keluarganya tanpa adanya keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan kerap kali menyerangnya. "

"Ku berikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai dan mengasihi keluarganya, didalam kondisi dan situasi apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya melukai hatinya. Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya tertidur lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling menyayangi dan mengasihi sesama saudara."

"Ku-berikan kebijaksanaan dan kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan padanya untuk memberikan pengetahuan dan menyadarkan, bahwa Istri yang baik adalah Istri yang setia terhadap Suaminya, Istri yang baik adalah Istri yang senantiasa menemani. dan bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka, walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada Istri, agar tetap berdiri, bertahan, sejajar dan saling melengkapi serta saling menyayangi."

"Ku-berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti bahwa Laki-laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari dan menemukan cara agar keluarganya bisa hidup di dalam keluarga bahagia dan BADANNYA YANG TERBUNGKUK agar dapat membuktikan, bahwa sebagai laki-laki yang bertanggungjawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya, keuletannya demi kelangsungan hidup keluarganya. "

"Ku-berikan Kepada Laki-laki tanggung jawab penuh sebagai Pemimpin keluarga, sebagai Tiang penyangga, agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh laki-laki, walaupun sebenarnya tanggung jawab ini adalah Amanah di Dunia dan Akhirat."

Terbangun anak wanita itu, dan segera dia berlari, berlutut dan berdoa hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik Ayahnya yang sedang berdoa, ketika Ayahnya berdiri anak wanita itu merengkuh dan mencium telapak tangan Ayahnya." AKU MENDENGAR & MERASAKAN BEBANMU, AYAH."

Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ayah.
=========